Tampilkan postingan dengan label teknik informatika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label teknik informatika. Tampilkan semua postingan

Membuat Penginstal Microsoft Windows 7 Ke Dalam Flash Disk

  Halu, ketemu lagi di artikel kali ini :) , saya coba bagikan pengetahuan yang sebenarnya bukan hal baru, tetapi nda ada salahnya untuk dipelajari bersama. Ya, mungkin ada pembaca yang punya langkah lebih efisien terkait bahasan kali ini. Okey, silakan simak paparan selengkapnya di bawah ini.

Intro

Semua pengguna komputer umumnya sudah pernah melakukan instalasi, entah sistem operasi maupun aplikasi. Saat berhadapan dengan komputer yang masih baru, pastinya pengguna harus terlebih dahulu melakukan instalasi sistem operasinya. Source sistem operasi biasanya dalam bentuk piringan CD atau DVD. Masalahnya sekarang adalah, bagaimana jika instalasi sistem operasi akan dilakukan di komputer yang tidak memiliki ODD [Optical Disc Drive]? Membeli piranti ODD atau pinjam dari komputer lain jelas bukan hal yang efisien.
Berangkat dari masalah tersebut, terpikirkanlah untuk membuat media penginstal lain yang medianya bisa dibilang tersedia disegala jenis komputer, yaitu USB [Universal Serial Bus]. Bahasan kali ini saya angkat tema pembuatan penginstal untuk sistem operasi Microsoft Windows 7 karena memang sudah banyak dipakai saat ini.

Analisa

Berikut ini adalah beberapa komponen yang harus disiapkan untuk membuat penginstal Windows 7 ke dalam sebuah flash disk.

  1.   Sebuah flash disk dengan kapasitas pakai minimal 4GB.
  2.   Source Microsoft Windows 7 [boleh dari media DVD atau ISO yang telah dikaitkan ke sistem].
  3.   Sebuah port USB di komputer atau laptop.

Meracik Penginstal

Berikut ini adalah beberapa langkah untuk membuat penginstalnya.
  •     Format UFD
      Mulailah dengan formatting flash disk yang akan difungsikan sebagai penginstal. Langkah ini juga sekaligus untuk memastikan bahwa flash disk dalam keadaan baik. Formatting bisa Anda lakukan dari Windows Explorer seperti biasa dan tunggulah sampai selesai.

5 Ancaman Keamanan Internet di Tahun 2011

Dengan melihat tren di tahun 2010, SecurityNewsDaily membuat prediksi 5 ancaman keamanan internet yang harus diwaspadai tahun 2011.

Hacktivism
Para hacker aliran ini tidak membobol demi uang. Mereka membobol karena tidak sepaham dengan korban mereka. “Hacktivism merupakan bentuk demonstrasi baru di dunia maya,” ujar Sean-Paul Correll, peneliti dari PandaLabs.
Contoh kegiatan hacktivism adalah serangan DDoS–pengiriman data bertubi-tubi sehingga sebuah server situs web kewalahan melayani sehingga akhirnya berhenti bekerja–terhadap PayPal dan MasterCard pada bulan Desember karena kedua layanan finansial itu mengeblok transfer uang dari pengguna mereka ke WikiLeaks. Contoh lain adalah serangan DDos terhadap Motion Picture Association of America and the Recording Industry Association of America yang dilakukan oleh forum 4chan. Keduanya diserang karena membuat situs web The Pirate Bay ditutup.
Perangkat pintar
Popularitas ponsel pintar atau perangkat bergerak lain, seperti iPad, yang terhubung ke internet merupakan “mainan” baru bagi para penjahat. Target utama mereka, menurut perusahaan keamanan asal SecureWorks, adalah transaksi perbankan yang dilakukan lewat ponsel pintar atau perangkat pintar lain.
“Di mana ada uang, di situ ada penjahat,” kata Patricia Titus, Vice President & Chief Information Security Officer dari Unisys.